Database

Resume Praktikum Basis Data

Nama: Fidela Zhafirah

NIM: 1406424

 

Basis data adalah kumpulan data-data yang digunakan dalam suatu sistem. Saat ini aplikasi yang popular digunakan untuk membuat database yaitu MySQL dan bahasa yang digunakan adalah SQL. Dalam membuat database ada beberapa hal yang harus dipelajari yaitu:

  1. ERD (Entity Relationship Diagram)

ERD atau Entity Relationship Diagram merupakan rancangan atau konsep basis data yang akan dibuat yaitu terdiri atas suatu sistem dari beberapa kesatuan atau himpunan semesta sehingga sistem itu saling berhubungan dengan baik dan efisien. ERD ini adalah yang terpenting dalam membuat database atau bias disebut sebagai desain utama database.

Entitas

Entitas adalah himpunan yang merupakan sebuah objek yang dapat dibedakan dari satu objek dengan objek lainnya. Entitas memiliki dua jenis yaitu entitas konkrit dan entitas abstrak. Entitas konkrit adalah objek yang secara fisik dapat dilihat keberadaannya. Entitas abstrak adalah objek yang tidak ada secara fisik namu keberadaanya maya. Bentuk dari entitas yaitu kotak.

Atribu

Atribut adalah data pendukung atau detail dari sebuah entitas. Dalam satu entitas bisa  memiliki beberapa atribut. Atribut ada beberapa macam yaitu atribut kunci (sebagai kunci dari entitas tersebut), atribut tunggal (dalam atribut tersebut tidak ada yang sama), atribut bernilai banyak (dalam atribut tersebut bisa ada yang sama), atribut komposit dan atribut derifatif (yang keberadaannya berdasarkan sesuatu). Bentuk dari atribut yaitu oval.

Relasi

Relasi adalah sebuah proses yang menghubungkan antara entitas satu dengan entitas yang lainnya. Biasanya relasi merupakan kata kerja karena relasi adalah proses. Di dalam relasi dapat menghasilkan atribut. Relasi bisa terhubung antara entitas yang sama, satu dengan satu atau satu dengan dua. Unary (hubungan antara entitas itu sendiri), Binary (hubungan antara dua entitas) dan Ternary (hubungan 3 entitas). Relasi dilambangkan dengan bentuk belah ketupat.

  1. DDL (Data Definition Language)

Data Definition Language adalah perintah (sintak-sintak) yang digunakan untuk mendefinisikan, menghapus dan mengubah jenis data yang akan disusun / disimpan dalam suatu sistem. Perintah-perintahnya terdiri atas CREATE (membuat), DROP (menghapus) dan ALTER (mengubah/edit).

  1. DML (Data Manipulation Language)

Data Manipulation Language adalah perintah (sintak-sintak) untuk memasukan data, mengubah data, dan sebagainya. Perintahnya terdiri dari INSERT (memasukan data), SELECT (memilih data untuk ditampilkan), UPDATE (untuk mengganti data), DELETE (untuk menghapus data).

  1. Aggregasi

Aggregasi merupakan fungsi matematika yang digunakan dalam bahasa SQL biasanya untuk membantuk dalam menampilkan (sintak SELECT) sehingga dapat ditentukan apa yang akan ditampilkan atau bisa disebut syarat tambahan yang dapat digunakan. Aggregasi ini terdiri dari SUM (jumlah nilai), AVG (rata-rata), COUNT (jumlah data), MAX (nilai terbesar), MIN (nilai terkecil), ROUND (bidang numeric dalam jumlah decimal), STDDEV_POP (standar deviasi populasi), VAR_POP (standar varian populasi).

  1. Grouping

Grouping adalah sintak untuk menampilkan data berdasarkan susuatu yang menjadi suatu kumpulan kesatuan. Sintak dalam grouping terdiri dari ORDER BY (menampilkan data tertentu secara terurut), GROUP BY (mengelompokkan beberapa data dalam perintah SELECT), HAVING (perintah menyaring data berdasarkan apa yang data tersebut miliki), VIEW (data apa saja yang dapat dilihat user sehingga diatur oleh creator).

Multimeter (AVOmeter)

Nama    : Fidela Zhafirah

NIM       : 1406424

 

Resume Praktikum Pertemuan 3

Multimeter (AVOmeter)

AVO yaitu singkatan dari Amphere, Volt dan Ohm yaitu satuan-satuan dalam rangkaian listrik. Multimeter yaitu memiliki dua tipe yaitu 1) Digital dan 2) Analog. Di dalam multimeter itu ada display (untuk digital), papan skala (untuk analog) , saklar collector (untuk menentukan apa yang akan diukur), probe (kabel yang berwarna hitam dan merah), dan tombol tombol yang diperlukan seperti powr dsb.

Ada 2 macam jenis rangkaian seperti yang sebelumnya dibahas yaitu:

  1. Arus Searah (DC)

Pada saklar collector disimbolkan seperti gambar berikut

DC1untuk amphere.

DC2untuk volt.

  1. Arus Bolak Balik (AC)

Pada saklar collector disimbolkan seperti gambar berikut

AC

untuk amphere.

ACV

untuk volt.

Dan untuk hambatan atau dilambangkan dengan symbol berikut

ohmuntuk ohm.

Cara-cara menggunaka multimeter yaitu sebagai berikut:

  1. Apa yang akan kita ukur maka harus disesuaikan dengan saklar selectornya. Apabila bendanya adalah sebagai berikut:
  • Battery; maka saklar selectornya adalah yang memiliki symbol sebagai berikut

AC

  • Transistor; maka saklar selectornya adalah yang memiliki symbol sebagai berikut

ohm

  • Resistor; maka saklar selectornya adalah yang memiliki symbol sebagai berikut

ohm

  • Digital
  • mm-digitalAnalog

images (1)

Cara menghitung arus listrik/amphere.

images (2)

 

aca

Cara menghitung hambatan/ohm.

 

 

 

imagesk

acvv

Menghitung transistor

Titik probe NPN NPN Kondisi Papan Skala
Basis (-)
Collector (+) Baik Rusak Gerak
Emitor (+) Baik Rusak Gerak
Basis (+)
Collector (-) Rusak Baik Gerak
Emitor (-) Rusak Baik Gerak

 

Resume Rangkaian Elektronika part 1

Nama    : Fidela Zhafirah

NIM       : 1406424

 

Resume Pertemuan 1

Komponen Elektronika adalah beberapa komponen yang tersusun dan saling terhubung dengan elektronika yang dapat berkerja sesuai kebutuhannya. Ada dua macam jenis komponen Elektronika yaitu:

  1. Komponen Aktif

Komponen Aktif adalah komponen elektronika yang terdapat dalam suatu rangkaian elektronika yang hanya dapat bekerja apabila ada arus listrik. Ada beberapa komponen yang termasuk ke dalam komponen aktif, yaitu sebagai berikut:

  • Transistor

Transistor berasal dari kata transfer (memindahkan) dan resistor (hambatan) sehingga transistor adalah pemindahan bahan setengah penghantar menjadi penghantar. Komponen ini memiliki tiga elektroda (triode) yaitu basis (dasar), kolektor (pengumpul) dan emitor (pemancar). Ada dua jenis arus yaitu PNP dan NPN.

  • Dioda

Dioda adalah komponen pada rangkaian elektronik yang berperan untuk menyearahkan arus. Ada beberapa macam dioda, yaitu:

  • Dioda Penyearah
  • Dioda Zener
  • Dioda LED
  • Dioda Foto
  • SCR (Silicon Control Rectifier)
  • Dioda Laser

 

  1. Komponen Pasif

Komponen Pasif adalah komponen elektronika yang tidak memerlukan arus listrik. Ada beberapa komponen yang termasuk ke dalam komponen pasif, yaitu sebagai berikut:

  • Resistor

Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi menghambat arus listrik. Berikut ini yang termasuk ke dalam macam-macam resistor.

  • Resistor Tetap
  • Kawat
  • Batang Karbon (Arang)
  • Keramik / Porselin
  • Film Karbon
  • Film Metal
  • Variabel Resistor
  • Potensiometer
  • Potensiometer Geser
  • Trimpot
  • LDR (Light Depending Resistor)
  • Thermistor (NTC/PTC)

Cara Menghitung Resistansi Resistor

Resistansi Resistor

Contoh di atas pada no 4,5 dan 6.

  1. Coklat – Hitam – Oranye – Emas = 10.103 ± 5%
  2. Kuning – Ungu – Hijau – Merah – Coklat = 475.102 ± 1%
  3. Merah – Ungu – Biru – Hitam – Kuning – Emas = 276.100

 

  • Kapasitor

Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan arus listrik.

 

Resume pertemuan kedua

Rangkaian Listrik

Rangkaian listrik adalah sekumpulan alat yang tersusun dan terangkai saling berhubungan. Ada dua macam rangkaian listrik yaitu rangkaian terbuka dan rangkaian tertutup.

  1. Rangkaian Terbuka

Rangkaian terbuka adalah rangkaian listrik yang pada bagian komponennya ada yang terbuka sehingga nilainya tak hingga.

  1. Rangkaian Tertutup

Rangkaian tertutup adalah rangkaian listrik yang terus dapat mengaliri arus dan dapat dihitung setiap bagian komponenya yang terdiri atas Arus, Tegangan, Hambatan. Rangkaian tertutup memiliki beberapa bentuk yaitu sebagai berikut:

  • Rangkaian Seri

Rangkaian seri adalah rangkaian yang bentuk dan hambatannya sejajar tanpa ada cabang atau pembagi arusnya. Cara menghitung dan rumus mencari Rs (hambatan pengganti seri), Tegangan, dan Arus sebagai berikut:

I = I1 = I2 = I3

V = V1 + V2 + V3

Rs = R1 + R2 + R3

  • Rangkaian Pararel

Rangkaian pararel adalah rangkaian yang bentuk dan hambatannya tersusun tidak sejajar, bercabang sehingga arusnya terbagi. Cara menghitung dan rumus mencari Rp (hambatan pengganti pararel), Tegangan, dan Arus sebagai berikut:

I = I1 + I2 + I3

V = V1 = V2 = V3

 

  • Rangkaian Seri Pararel (Campuran)

Rangkaian Seri Pararel yaitu rangkaian yang tersusun atas campuran dari rangkaian seri dan pararel. Cara menghitung Hambatan, Tegangan, dan Arus sebagai berikut: